← Kembali ke Berita
Kegiatan Partai

Peringati Maulid Nabi 1448 H, PERISAI Serukan Kebersamaan dan Toleransi demi Indonesia Damai

PERISAI menyampaikan ucapan selamat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, mengajak seluruh umat untuk merawat kerukunan dan keharmonisan bangsa.

27 Agt 2026 11 views Oleh Kevin Maldini
Peringati Maulid Nabi 1448 H, PERISAI Serukan Kebersamaan dan Toleransi demi Indonesia Damai
Peringati Maulid Nabi 1448 H, PERISAI Serukan Kebersamaan dan Toleransi demi Indonesia Damai

JAKARTA — Keluarga Besar Persatuan Kristiani Rakyat Indonesia (PERISAI), organisasi sayap dari Partai Rakyat Indonesia, menyampaikan ucapan selamat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiulawal 1448 H kepada seluruh umat Muslim di Indonesia. Momen berharga ini dinilai menjadi pendorong penting untuk memperkuat semangat keberagaman dan persaudaraan antaratip sesama anak bangsa.

Ketua Umum PERISAI, Pdt. Capt. Ricoseta Mafella, S.Th., menyampaikan bahwa keteladanan Nabi Muhammad SAW memuat ajaran tentang kedamaian, kebijaksanaan, dan kasih sayang yang universal.

"Nilai-nilai keteladanan, kebijaksanaan, serta ajaran tentang kasih sayang dan kedamaian yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW hendaknya senantiasa menjadi inspirasi bagi kita semua," ujar Pdt. Capt. Ricoseta Mafella. "Inspirasi ini sangat penting untuk terus merawat kerukunan, memperkuat persaudaraan, dan menjaga keharmonisan dalam bingkai kebinekaan yang ada di tanah air."

Melalui momentum Peringatan Maulid Nabi ini, PERISAI mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus melangkah bersama, saling menghormati, dan bahu-membahu dalam menjaga toleransi antarumat beragama.

"Mari kita terus melangkah bersama membangun Indonesia yang damai, adil, dan sejahtera bagi kita semua," tutupnya.

Tentang PERISAI: Persatuan Kristiani Rakyat Indonesia (PERISAI) adalah organisasi sayap Partai Rakyat Indonesia yang berkomitmen untuk mewujudkan persatuan, keharmonisan, serta kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.